Mengintip Pembuatan Kecap

Bismillahirrohmanirrohiim

Mengintip Pembuatan Kecap

Kecap merupakan salah satu bumbu penyedap masakan yang sangat dikenal masyarakat Indonesia. Kecap dapat ditemukan hampir di setiap dapur rumah tangga-rumah tangga. Selain aromanya yang sedap, kecap sering dijadikan formula penyelamat pada masakan yang rasanya kurang memuaskan. Anak-anak pun sangat menyukai rasanya, terutama kecap manis.

Tahukah anda apa yang membuat kecap memiliki rasa yang sedap?

Rasa dan aroma sedap dalam kecap dihasilkan dari senyawa-senyawa ester, asam-asam amino, dan beberapa jenis gula sederhana yang dihasilkan pada fermentasi kacang kedelai. Selain itu dihasilkan pula monosodium glutamat (MSG) yang memberikan rasa gurih pada kecap. Karena itu, jika anda sudah menambahkan kecap ke dalam masakan maka anda tidak perlu lagi menambahkan vetsin atau bumbu penyedap ber-MSG lainnya.

Saat ini di Indonesia ada beberapa pabrik atau perusahaan-perusahaan modern yang khusus memproduksi kecap. Namun, di beberapa daerah masih banyak industri-industri kecil dan rumah tangga yang melakukan pembuatan kecap secara tradisional. Berikut ini kami paparkan tahap-tahap pembuatan kecap untuk menambah khazanah pengetahuan anda tentang makanan.

Untuk membuat kecap, mula-mula biji kedelai kering yang sudah dibersihkan direndam dalam air bersih selama satu malam. Selanjutnya, air rendaman dibuang dan kedelai dikukus hingga empuk. Biarkan kedelai hingga mendingin. Setelah dingin, tempatkan kedelai di dalam suatu wadah bersih. Selanjutnya pada kedelai tersebut ditambahkan laru atau biang tempe. Laru tempe ini merupakan biakan jamur aspergilus sp, yaitu sejenis jamur yang biasa digunakan pada pembuatan tempe. Aduk-aduk hingga laru tempe tercampur rata.

Selanjutnya kedelai tersebut difermentasikan di dalam ruangan bersih dan steril selama tiga hari. Ini adalah tahap fermentasi pertama. Dari proses ini, akan didapatkan larutan yang dinamakan koji. Pada koji ini selanjutnya ditambahkan larutan garam. Setelah ini, proses pembuatan kecap pun memasuki tahap fermentasi kedua.

Tahap fermentasi kedua ini adalah proses fermentasi yang sebenarnya. Pada pabrik-pabrik besar, tahap ini berlangsung selama minimal empat bulan. Setelah proses fermentasi selesai, campuran kedelai dipress hingga dihasilkan larutan berwarna coklat yang jernih. Larutan inilah yang dinamakan sari kecap. Dari sari kecap ini dapat diproduksi dua jenis kecap, yaitu kecap manis dan kecap asin.

Untuk membuat kecap asin, sari kecap cukup ditambahkan bumbu-bumbu rempah. Setelah bumbu-bumbu tercampur, sari kecap disaring, dimasak, kemudian disaring lagi. Selanjutnya kecap segera dikemas di dalam botol-botol, atau wadah-wadah lainnya yang sudah disterilkan.

Untuk membuat kecap manis, sari kecap harus ditambah dengan gula kelapa dan bumbu-bumbu rempah. Sari kecap kemudian disaring, lalu dimasak hingga didapat kekentalan yang diinginkan. Selanjutnya kecap didinginkan dan disaring kembali. Setelah itu baru kecap dapat dikemas ke dalam botol-botol dan wadah-wadah steril yang telah disiapkan.

Demikian sedikit penjelasan mengenai pembuatan kecap yang seringkali kita gunakan di dapur kita, semoga bermanfaat.

About sayamuslimah
wallahu a'lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: